Rabu, 17 November 2010

Menganalisis kemasan

 1. KECAP BANGO ( ISI ULANG )


Kemasannya menarik dengan warna hijau tua dan mengkilap. Warna hijau tua memberikan kesan alami. Sedangkan mengkilap nya menunjukan produk yang unggulan dan bermutu. Bahannya terbuat dari plastik tebal sehinnga sangat cocok untuk kemasan produk isi ulang. Membuat kecap didalamnya aman, tidak tumpah, tidak sobek, dan tidak pecah meskipun di tumpuk. Bentuknya sangat efisien karena kemasannya dimanfaatkan dengan maksimal. Bahan kemasannya ramah lingkungan, terbukti adanya logo panah berbentuk segitiga. Kemasannya berisi informasi penting seperti bahan pembuatan kecap. Informasi nilai gizi yang terkandung dalam kecap per sekian gram, Berat bersih. Mencantumkan izin dari BPOM RI. Tempat pembuatan. Kode barang. Cara penyimpanan. Tercantum hotline untuk tempat menyampaikan kritik dan saran. Tulisan ” halal ” yang wajib di tulis di setiap produk makanan yang beredar di Indonesia. Dan yang terpenting adalah dicantumkan tanggal pembuatan dan tanggal kadaluarsa.


2. Obat Nyamuk Semprot HIT

Kemasannya menarik dengan warna dominan bitu tua yang mengkilap. Bahan kemasannya terbuat dari seng yang sangat cocok untuk jenis obat keras. Bahan kemasanya ramah lingkungan dengan logo tangan memegang bumi. Ekonomis dalam pembuatannya, dengan artian biaya pembuatan kemasanya lebih murah dibandingkan dengan produknya. Kemasanya berisi informasi yang penting seperti keunggulan merk ini yang sudah mendapat ” TOP BRAND ”. Mencantumkan berat bersih. Di jelaskan juga kempuhan produk ini dalam mengendalikan serangga-serangga. Petunjuk keamanan pemakaian. Gejala-gejala dini apabila keracunan. Pertolongan bila keracunan. Bahan aktif yang terkandung dalam obat tersebut. Tempat produksinya. Layanan konsumen untuk penyampaian kritik dan saran. Mencantumkan izin dari Departemen Kesehatan. Kode produk. Tanggal pembuatan dan kadaluarsa. Cara penyimpanan.



Kesimpulan :
Apabila kita membaca dua kemasan produk di atas, ternyata produk makanan dan obat memiliki banyak perbedaan dalam pengemasannya. Perbedaan itu terjadi karena fungsi dari produ tersebut. Berikut kami sampaikan beberapa perbedaan pengemasan produk makanan dan obat, diantaranya :
-      Kemasan untuk produk makanan biasanya memuat informasi nilai gizi
-      Mencantumkan tulisan ” halal ”
-      Tak sedikit pula yang mencantumkan resep-resep masakan
-      Warna kemasannya menggunakan warna yang terang seperti hijau, kuning, merah, dll
-      Untuk produk obat keras selalu di tuliskan petunjuk penggunaan, efek yang di timbulkan seperti keracunan atau iritasi, cara pertolongannya, dan bahan-bahan aktif yang bekerja.
-      Selalu disarankan untuk membaca petunjuknya terlebih dahulu untuk meminimalisir kejadian yang tidak diinginkan
-      Bahan kemasannya lebih tebal karena berisi obat keras

Persamaan :
-      Semua produk yang beredar di Indonesia harus mencantumkan izin dari Departemen Kesehatan dan BPOM
-      Menuliskan tanggal pembuatan dan tanggal kadaluarsa
-      Menampilkan logo panah membentuk segitiga  yang menunjukan bahan kemasannya ramah lingkungan

Kemasan tak hanya untuk membungkus produk agar lebih menarik tetapi yang lebih penting lagi adalah berisi informasi tentang produk tersebut. Informasi tersebut sangat di perlukan oleh konsumen. Dengan mencantumkan informasi yang lengkap dan benar membuat konsumen semakin yakin dengan produk tersebut dan tidak ragu lagi untuk membelinya. Selain itu dapat menjadi pembanding dengan produk yang lain.Kita sebagai konsumen pun harus jeli dalam membeli suatu produk. Selain memperhatikan kemasannya yang menarik, kita juga harus mengetahui informasi dalam produk tersebut agar tidak kecewa setelah membelinya.

NAMA KELOMPOK :
ESIH RIANASARI    22210441
TRI WAHYUNINGSIH  29210342

KELAS : 1 EB22

Tidak ada komentar:

Posting Komentar